IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN: SMAN 1 RENGEL DAN SMAN 15 SURABAYA

 

Mata Kuliah:  Kurikulum Sekolah

S1 PENDIDIKAN EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Dosen Pengampu: Dhiah Fitrayati, S.Pd., M.E.

Praktisi: Rangga R Alsyaibany

NAMA ANGGOTA:

Ardhita Eko Ginanjar (22080554029)

Widyawati Purwaningrum (22080554030)

Abelia Paramista (22080554037)

Vika Wapa Putri Dimis (22080554038)

SEKOLAH/TEMPAT OBSERVASI:

SMAN 1 Rengel & SMAN 15 Surabaya

 

KEBIJAKAN KURIKULUM MERDEKA

ANALISIS KEBIJAKAN KURIKULUM MERDEKA

Narasumber:

Siti Nur Saidah, S.Pd. (SMAN 1 Rengel)

 Dra. Sulastri, M.Si. (SMAN 15 Surabaya)

      Silvia ( Siswa Kelas 10 C SMAN 1 Rengel) 

      Dokumentasi Foto dan Video (termasuk siswa dan guru):

https://drive.google.com/drive/folders/1OrSttYOOyN8c2akUAwhQpxWbi1q2gMgL

Kebijakan kurikulum merdeka yang diterapkan oleh kedua sekolah telah menyesuaikan kemampuan masing-masing institusi. Baik SMAN 1 Rengel dan SMAN 15 Surabaya sudah memasuki fase Mandiri Berubah. Menggunakan Kurikulum Merdeka dalam pengembangan kurikulum satuan pendidikannya dan menerapkannya dalam melaksanakan pembelajaran dan asesmen (Kemdikbud, 2023b). Penerapannya baru dimulai saat tahun pembelajaran 2022/2023.

Pada umumnya, kebijakan untuk status mandiri berubah masih banyak ditemui beberepa persepsi yang salah, seperti penggabungan mata pelajaran dengan P5 yang dilakukan dalam mata pelajaran tersebut. Namun kedua sekolah di atas, telah menerapkannya dengan benar.

Sumber: infoasn.id

Adapun beberapa ciri kebijakan dan metode implementasi Mandiri Berubah yang kami temui saat observasi adalah sebagai berikut:

1.      Adanya paket mata pelajaran yang diberikan kepada siswa. Di SMAN 1 Rengel, pada kelas 10 para siswa sudah langsung diberikan beberapa paket pilihan mata pelajaran yang akan ditempuh mereka dalam dua semester, Adapun paket pelajaran tersebut meliputi paket Kesehatan, paket kedinasan, paket ilmu sosial, paket seni. Sementara di SMAN 15 Surabaya, mereka memberikan seluruh mata pelajaran umum pada kelas 10, barulah pada kelas 11 dilakukan pemilihan paket pelajaran.

2.      Perbedaan laporan hasil belajar / Rapor

Isi rapor dari kurikulum K 13 biasanya menyebutkan secara langsung nilai dan keterangan setiap mata pelajaran (tidak terpisah-pisah), sementara dalam kurikulum merdeka, untuk jurusan IPA, nilai dari mata pelajaran biologi, kimia dan fisika akan dirata-rata kemudian digabung. Hal yang sama juga dilakukan di jurusan lain.  Untuk pelajaran lain seperti matematika tetap dipisahkan.

3.      Penerapan asesmen yang berbeda dengan mandiri belajar

Dari informasi kedua sekolah, mereka sama-sama melakukan penilain formatif maupun sumatif dengan cara yang beragam, bukan hanya tes tulis. Namun sayangnya, tidak semua guru melakukan observasi kebutuhan siswa dengan pendekatan berdifirensiasi sebelum pembelajaran dimulai. Hal ini juga dapat dipengaruhi oleh sistem zonasi.

Beberapa instrumen yang digunakan adalah kuis, portofolio, proyek dan projek.

KERANGKA DASAR

Adapun kerangka dasar dari kurikulum merdeka sesuai pasal 36 PP Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan, struktur dasar kurikulum dibedakan menjadi struktur kurikulum untuk PAUD, sekolah dasar dan sekolah menengah. Adapun hal yang mendasarinya adalah tujuan pembelajaran, proses pembelajaran dan asesmen yang terintegrasi dalam profil pelajar Pancasila. Kerangka ini sudah terlihat jelas dalam proses pembelajaran yang dilakukan kedua sekolah, dibuktikan dengan modul ajar yang sesuai.

STRUKTUR KURIKULUM

Struktur kurikulum jenjang SMA memiliki ciri yang sama dengan jenjang lain yang meliputi adanya pembelajaran intrakurikuler, Kokurikuler dan ekstrakurikuler. SMAN 1 Rengel melakukan pembelajaran ekstrakurikuler pada hari sabtu, sementara hari Jumat digunakan untuk P5 Sementara asasmen yang diterapkan adalah asesmen diagnostik, perencanaan dan pembelajaran. Dari observasi yang kami lakukan, SMAN 15 Surabaya  telah melakukan assesmen diagnostik, sementara dari SMAN 1 Rengel hal ini sulit dilakukan karena guru masih kebingungan bagaimana cara melakukannya secara efektif.

Pertama kita akan membahas tentang penerapan struktur kurikulum pada fase E atau kelas 10 SMA. Untuk SMAN 15 Surabaya, siswa yang masih berada di kelas 10 akan diberikan seluruh mata pelajaran sesuai jurusannya (K-13), namun tetap diberlakukan pembelajaran materi esensial saja, contohnya adalah mata pelajaran ekonomi yang seminggunya menerima dua jam pelajaran dan satu jam untuk P5. Untuk SMAN 1 Rengel, di kelas 10, mereka langsung menerapkan kurikulum merdeka terlebih dahulu. Pada fase F atau kelas 11 dan 12, SMAN 1 Rengel menggunakan K-13, sementara SMAN 15 Surabaya menggunakan kurikulum merdeka dengan paket pelajaran. Namun semua ini masih merupakan rencana, dan implementasinya dilakukan ditahun pembelajaran mendatang.

BEBAN BELAJAR

Untuk beban belajar sendiri di fase E atau kelas 10 SMA, memiliki alokasi waktu / JP (Jam pelajaran) sebanyak 36 minggu dengan satu JP selama 45 menit (Kemdikbud, 2023a). Dengan waktu ini, mereka bisa melakukan pembelajaran di kelas dari hari Senin hingga Kamis, sementara hari Jumat dilakukan P5 dengan kolaborasi para guru. Untuk kelas 10, dari kedua sekolah tidak secara langsung diberikan paket mata pelajaran, namun diberikan seluruh mata pelajaran selama 2 semester dan barulah di kelas 11 mereka baru bisa memilih paketnya. Tentu bagi kelas 10 hal ini cukup berat mengingat walaupun waktu pembelajaran singkat, mereka tetap memilki beban belajar yang berat.

Untuk kelas 11, beban mereka belajar lebih ringan dikarenakan mereka bisa memilih paket pelajaran yang mereka sukai, dengan alokasi JP yang sama, mereka akan lebih terfokus dan mendalami setiap materi.

Dari segi penugasan, dari wawancara melalui Whats App yang kami lakukan kepada salah satu siswa SMAN 1 Rengel, penugasan di kelas 10 semakin banyak. Penerapan PBL juga membutuhkan biaya yang tak sedikit bagi siswa untuk menyelesaikan tugasnya. Namun dari situ, terdapat hal positif yaitu adanya P5 yang membuat mereka tidak jenuh dalam belajar.

 

BAGIAN II

IMPLEMENTASI KURIKULUM

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SMAN 1 RENGEL DAN SMAN 15 SURABAYA

PROSES PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA

Baik dari SMAN 1 Rengel maupun SMAN 15 Surabaya, proses pembelajaran yang mereka lakukan sudah menggunakan Project Based Learning, sebagai contoh yaitu dalam pembelajaran ekonomi, para siswa dipaparkan terlebih dahulu video praktek pengawasan keuangan yang dilakukan oleh OJK, setelah itu mereka diminta untuk mengisi LKPD, kemudian mendesain sebuah poster dari pembelajaran mereka. Hal ini melatih kolaborasi, berpikir kritis dan berkomunikasi.

Dalam proses penerapan P5, guru ekonomi biasanya lebih menyasar kepada kewirausahaan yang mendukung kemandirian peserta didik, beberapa contoh kegiatan yang dilakukan yaitu kunjungan ke pabrik lokal terdekat, pembuatan produk makanan atau minuman, wawancara UMKM dan sebagainya. Hal ini juga merupakan implementasi dari kegiatan kokurikuler

Dari segi penilaian, para pelajar di kedua sekolah mayoritas masih diberikan ulangan harian ataupun kuis untuk asesmen formatif, sementara untuk asesmen sumatif, para guru mulai beralih kepada proyek yang sudah dikerjakan maupun portofolio, namun masih banyak juga yang masih menggunakan tes tulis.

PERENCANAAN

Untuk proses perencanaan, para guru di kedua sekolah sudah memahami cara Menyusun CP, ATP hingga modul ajar. Namun mereka juga memiliki keluhan yaitu pelatihan sebagai guru yang mengajar kurikulum merdeka dirasa kurang. “Di setiap pelatihan meskipun narasumber dari berbagai kota, yang diajarkan hanya fokus kepada pembuatan modul, bukan cara guru menyampaikan modul dengan baik” Ujar Ibu Ida, guru ekonomi SMAN 1 Rengel. Sementara dari sisi perencanaan project based learning, guru masih terbatas untuk berkolaborasi di P5, sementara mata pelajaran yang lain belum dimungkinkan.

            Berikut adalah contoh modul pembelajaran ekonomi fase E di SMAN 1 Rengel:


Link Modul: https://drive.google.com/drive/folders/1OrSttYOOyN8c2akUAwhQpxWbi1q2gMgL

PELAKSANAAN

Dari segi pelaksanaan, kedua narasumber sedikit kebingungan bagaimana merealisasikan kurikulum merdeka ini secara optimal, mengingat kurikulum ini benar-benar baru sehingga guru dan siswa sama-sama belajar. Selama pelaksanaan di tahun pelajaran ini, mereka belum menemui kendala yang berarti, peserta didik juga merespon sangat baik, mengingat untuk pembelajaran ekonomi sendiri, di K-13 terdapat 9 KD di kelas 10, sementara di kurikulum merdeka, tinggal 4 materi esensial saja. Hal ini bisa diselesaikan sesuai kebutuhan. Adapun ke empat materi tersebut adalah konsep ekonomi, kegiatan ekonomi, pasar dan lembaga keuangan dan alat pembayaran. Hal ini juga merupakan efek diberlakukannya P5

Penerapan PBL Pembuatan Produk Es Krim

PENILAIAN

Untuk penilaian, masih terbagi menjadi formatif dan sumatif dengan instrument seperti tes tulis, tes lisan, proyek maupun portofolio. Dasar penilaian sendiri yang pertama adalah kognitif dan afektif yang dinilai melalui nilai ulangan harian dan UAS. Sementara untuk psikomotorik dan keterampilan dilakukan melalui portofolio, praktek, dan projek.

Format Penilaian dalam Modul Ajar

PENGAWASAN

Dari segi pengawasan, terdapat dua subjek yaitu kepala sekolah dan dinas pendidikan. Pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah adalah pengawasan harian bagaimana pembelajaran itu berlangsung. Sementara pengawasan dari dinas pendidikan memantau penerapan kurikulum merdeka seperti dokumen. Dari dinas pendidikan akan dilaporkan kepada provinsi. Untuk supervisi hanya sekedar penilaian kepsek, dokumen, kegiatan dan pembelajaran.

DAFTAR RUJUKAN

Kemdikbud. (2023a). Struktur Kurikulum SMA_MA.pdf. Google Docs. https://drive.google.com/file/d/1haOajTyuaAPeu0KzgiKnDOwFIwwYM7aq/view?usp

=embed_facebook

Kemdikbud. (2023b, Februari 17). Kebijakan Pemerintah Terkait Kurikulum Merdeka. Merdeka Mengajar. https://pusatinformasi.guru.kemdikbud.go.id/hc/en-us/articles/6824815789465-Kebijakan-Pemerintah-Terkait-Kurikulum-Merdeka

10 QUOTE ANAK EKONOMI KEREN!

 


Halo generasi harapan bangsa!!!

Menjadi pelajar maupun mahasiswa yang mempelajari ilmu ekonomi adalah suatu kehormatan tersendiri. Sejatinya ekonomi adalah salah satu ilmu yang paling dekat dengan kehidupan kita. Sesimpel ketika kita akan menggunakan uang  untuk dibelanjakan atau ditabungkan. Selama mempelajari ilmu ekonomi, kita bisa mengambil intisari dan kaitannya dengan kehidupan kita. Mungkin beberapa dari kita telah sadar, bahwa ekonomi bukan hanya berbicara soal uang dan kekayaan, tetapi juga value dari ekonomi itu sendiri. Ekonomi membantu cara berpikir kita menjadi lebih rasional.

Seru sekali bukan? Nah berikut adalah 10 Quote dari mahasiswa maupun pelajar ekonomi yang bisa dijadikan pelajaran untuk kita semua. Check This Out

1.      Dengan belajar ekonomi, setidaknya kita tahu pentingnya sebuah pilihan

2.      Permainan dengan hadiah terbesar adalah mengontrol perekonomian

3.      Biaya peluang akan selalu ada, tapi yang lebih penting adalah memperbanyak peluang itu

4.      Pada dasarnya hidup selalu mencari titik keseimbangan. Namun alangkah baiknya bila anda menjadi, bukan mencari.

5.      Kekayaan akan selalu diinginkan, hanya orang-orang hebat yang bisa bahagia tanpa kekayaan dan memahami sistem kehidupan ini.

6.      Tidak perlu menjadi pintar untuk memajukan perekonomian dan menjadi kaya, anda hanya perlu menjadi orang yang cerdik untuk memperkejakan mereka.

7.      Jadikan karyawan itu teman berpikir dan bekerja. Setelahnya, anda akan menjadi definisi sebenarnya seorang pemimpin usaha.

8.      Seorang penerjun payung pasti memiliki keberanian untuk jatuh dari ketinggian, namun di sisi lain, ia juga mempersiapkan parasut dan alat pengaman. Sebuah analogi untuk memulai bisnis.

9.      Semakin banyak kamu dibutuhkan, maka semakin banyak kau mendapat masalah. Ini yang terjadi pada mata uang dollar

10   Seburuk-buruknya ilmu, setidaknya kamu telah belajar menggunakan logikamu.

 


Peran Pemuda Muslim di Era Society 5.0

Peran Pemuda Muslim di Era Society 5.0

Sumber Gambar: alwancomics.com 

    “Dasar kuno, ketinggalan zaman, tidak realistis”. Seberapa sering kita mendengar kata-kata tersebut? Bukan hanya di kehidupan nyata, tetapi juga di media sosial ujaran tersebut kerap terlontarkan kepada rekan-rekan muslim kita di berbagai negara termasuk di Indonesia. Mengutip dari CNBC Indonesia beberapa bulan lalu, kita dihebohkan dengan salah satu politisi India yang menghina Nabi Muhammad SAW. Tak cukup dengan itu, fitnah atau tuduhan juga telah berkembang. Salah satu yang pernah terjadi adalah tuduhan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah Bid’ah.1 Lantas, bagaimana peran pemuda muslim generasi Z menyikapinya? Dengan jumlah generasi Z yang telah mendominasi, akankah mereka bisa mengubah pandangan masyarakat yang salah dan memperkuat hubungan sekitar 237 juta penduduk muslim di Indonesia?

    Kiprah pemuda muslim generasi Z atau gen Z dewasa ini sangat dibutuhkan, khususnya terkait dengan berbagai macam isu tentang bid’ah maupun pemikiran modern yang menyimpang. Sebagai pemuda muslim tentunya harus benar-benar paham tentang tanggung jawab, baik kepada Allah SWT, maupun kepada sesama manusia. Tuntutan tersebut nampaknya harus diaktualisasikan sebagai senjata melawan beberapa isu saat ini yang menggerogoti agama Islam. Salah satu contoh yang pernah menjadi sorotan adalah tuduhan bahwa penggunaan pengeras suara adalah bid’ah. Di sini beberapa masyarakat muslim tentu merasa tersinggung dengan anggapan tersebut, pasalnya penggunaan pengeras suara dalam berbagai aktivitas masyarakat muslim sudah menjadi kelaziman. 

    Dalam hal tersebut, pemuda muslim harus mampu menyikapinya dengan basis keilmuan dan menyampaikan kebenaran dengan baik. Critical thinking sangat diperlukan untuk menjawab berbagai problematika yang terjadi. Perihal kasus di atas, pemuda muslim harus memahami konsep bahwa agama adalah wahyu Ilahi yang implementasinya tercermin dari perbuatan manusia. Sebagai warga negara multikultural, para pemuda muslim harus menunjukkan toleransi. Meski demikian, mereka juga harus paham mengenai aturan-aturan untuk aktivitas keagamaan. Dengan pemaparan yang baik, maka para pemuda dapat membantu seluruh masyarakat Islam pada umumnya untuk menyuarakan kebenaran, sehingga kasus tuduhan bid’ah seperti di atas dapat berbuah bid’ah hasanah, bukan bid’ah zalalah. 

    Pada dasarnya tidak semua bid`ah itu buruk. Sebagaimana hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam Shahih Bukhari: 

عليه للا صلى قوله بدليل الخاص به أريد الذي العام من وهو "ضاللة بدعة وكل" :وسلم عليه للا صلى وقوله :قوله الشافعي اإلمام عن ثبت وقد ."رد فهو منه ليس ما هذا أمرنا في أحدث من" :"الصحيح" في المخرج وسلم وما .الضاللة البدعة فهذه ،إجماعا أو أثرا أو سنة أو كتابا يخالف أحدث ما :أحدهما ضربان األمور من المحدثات ."المدخل" في البيهقي رواه .مذمومة غير محدثة فهذه ،هذا من لواحد فيه خالف ال الخير من أحدث 

Artinya, “Ucapan Rasulullah SAW ‘Setiap bid‘ah itu sesat’ secara bahasa berbentuk umum, tapi maksudnya khusus seperti keterangan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam Shahih Bukhari, ‘Siapa saja yang mengada-ada di dalam urusan kami yang bukan bersumber darinya, maka tertolak’. Riwayat kuat menyebutkan Imam Syafi’i berkata, ‘Perkara yang diada-adakan terbagi dua. Pertama, perkara baru yang bertentangan dengan Al-Quran, Sunah Rasul, pandangan sahabat, atau kesepakatan ulama, ini yang dimaksud bid‘ah sesat. Kedua, perkara baru yang baik-baik tetapi tidak bertentangan dengan sumber-sumber hukum tersebut, adalah bid‘ah yang tidak tercela,’” (Al-Baihaqi dalam Al-Madkhal, Halaman 206)

    Seiring perkembangan teknologi dan peradaban masyarakat 5.0, bukan hanya tantangan secara langsung yang dapat merusak Islam, namun juga tantangan yang bersifat destruktif jangka panjang. Tidak bisa dipungkiri, sudah banyak pemuda muslim secara umum yang terpapar pemikiran baru dan meresponnya dengan salah. Ada yang menjadikan bangsa Barat sebagai role model dan bahkan way of life mereka.2 Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai pemuda muslim yang tidak sadar bahwa apa yang mereka lakukan adalah hal yang keliru. Sebagai contoh adalah budaya berpacaran orang barat yang ditiru oleh pemuda muslim dengan berbagai dalih. Mereka berpikir bahwa berpacaran itu ada yang sehat dan benar, dengan dalih sering diingatkan salat, berbuat kebaikan dan sebagainya. Meskipun terlihat baik, namun pada nyatanya hal ini salah menurut Islam. 

    Adanya pemikiran semacam itu tentu adalah efek dari populernya budaya barat di media sosial yang seolah menjanjikan kebahagiaan yang bisa didapat. Para pemuda muslim harus menyaring segala perubahan di zaman sekarang termasuk adanya pemikiran atau mindset yang keliru. Analoginya adalah bila daging babi itu haram, lantas apakah jika direbus dengan air zam-zam dapat membuatnya menjadi halal? Secara hukum juga telah dijelaskan dalam QS. Al Isra’:32 

سبيل وساء فاحشة كان إنه الزنا تقربوا وال 

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk” (QS. Al Isra’: 32)

    Sejalan dengan kedua tantangan besar yang sudah dipaparkan, para pemuda muslim harus bisa memanfaatkan teknologi yang sudah ada, sebagai counter dari perkembangan berbagai tantangan tersebut. Adapun instrumen yang paling ampuh adalah media sosial, mengingat penggunanya yang selalu meningkat. Dilansir dari Dataindonesia.id, pengguna media sosial di Indonesia mencapai 191 juta orang hingga Februari 2022. Melalui Instagram, YouTube dan Tik-Tok, para pemuda dapat membagikan kebaikan secara kreatif dan kekinian. Tidak selamanya kita perlu membalas sebuah fitnah ataupun sebuah perubahan yang menjatuhkan Islam dengan cara konvensional. Terkadang kita juga perlu membalasnya dengan intelektual yang kreatif seperti mengadakan podcast yang mengundang pemuda berbeda agama untuk membahas suatu isu. 

    “Sifat pemuda yang baik menurut Islam adalah yang berkarakter Ashabul Kahfi dan beriman serta menjadi pribadi yang positif, artinya mau memperbaiki diri setiap hari.” Ujar Habib Husein Ja’far Al Hadar dalam acara webminar FIAI UII pada Maret 2021. Sebagai anak muda yang baik, kita harus memiliki sikap konsisten, proaktif dan solutif. Selain itu pemuda patut memiliki wibawa. Pemuda wajib menjaga martabatnya dengan menghindari hal-hal yang menurunkan harga dirinya. Generasi muda juga harus mampu dan profesional dalam ilmu pengetahuan agar bisa bertahan mengikuti perkembangan zaman. 

    Dengan segala potensi yang dimiliki, para pemuda muslim berdarah gen Z sangat berpeluang untuk menjaga dan mengembangkan eksistensi Islam di tengah terpaan fitnah dan tantangan perubahan yang tidak sejalan dengan syariat. Kedudukan pemuda dalam Islam sendiri sangatlah penting. Pada dasarnya yang menjadi kunci adalah cara berpikir dan keberanian mengaktualkan kebenaran para pemuda muslim. Para pemuda harus mengetahui apa dan bagaimana cara mengatasi stigma negatif, terutama dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini. Mereka adalah generasi pemimpin di masa depan, sehingga besar peluang untuk membawa keindahan Islam lebih luas. Sudah saatnya pemuda muslim menjadi “pemain dunia”, bukan “permainan dunia”. 

DAFTAR PUSTAKA 

Makhmudah, Siti . (2015).Dinamika dan Tantangan Masyarakat Islam di Era Modernisasi. Jurnal Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi 1(2) , 246 

Bestari, Novina Putri. (2022, 11 Juli). Kronologi lengkap & alasan politisi india hina nabi Muhammad. Diakses dari https://www.cnbcindonesia.com/news/20220611082523-4-346178/kronologilengkap-alasan-politisi-india-hina-nabi-muhammad 

Bhayangkara,C. Sami. (2022, 2 Oktober) . Apakah hukum memperingati maulid nabi bid’ah yang sesat?. Diakses dari https://suara.com/news/2022/10/02/142500/apakah-hukum-memperingatimaulid-nabi-bidah-yang-sesat

Rizaty, Monavia Ayu. (2022, 3 November). Jumlah penduduk muslim Indonesia terbesar di dunia pada 2022. Diakses dari https://dataindonesia.id/ragam/detail/populasi-muslim-indonesia-terbesar-didunia-pada-2022

Kurniawan, Alhafiz. (2016, 28 April). Inilah kriteria bid’ah dhalalah dan bid’ah hasanah. Diakses dari https://islam.nu.or.id/bahtsul-masail/inilah-kriteria-bidahdhalalah-dan-bidah-hasanah-2dwZw 

Mahdi, M Ivan. (2022, 25 Februari). Pengguna media sosial di Indonesia capai 191 juta pada 2022. Diakses dari https://dataindonesia.id/digital/detail/pengguna-mediasosial-di-indonesia-capai-191-juta-pada-2022 

Noname. (2021, 12 Juni). Pemuda salah satu kunci kesuksesan bangsa. Diakses dari https://www.uii.ac.id/pemuda-salah-satu-kunci-kesuksesan-bangsa

IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN: SMAN 1 RENGEL DAN SMAN 15 SURABAYA

  Mata Kuliah:  Kurikulum Sekolah S1 PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Dosen Pengampu : Dhiah Fitrayati, S.Pd., M.E. P rakt...